Tujuan Keuangan yang Bisa Dicapai Bersama Fintech Pendanaan

AFPI

Share:

Banyak orang tak menyadari pentingnya memiliki tujuan keuangan sejak dini. Padahal tujuan keuangan ini sangat penting.

Mengapa? Karena punya tujuan keuangan ibarat tujuan hidup. Pastinya, setiap orang punya mimpi dan cita-cita, betul kan? 

Mau membeli atau renovasi rumah, menikah dengan konsep garden party, anak-anak belajar di sekolah terbaik dan lain sebagainya merupakan mimpi-mimpi kecil yang ingin diwujudkan. Tapi, jika itu ingin diwujudkan maka Anda harus berusaha. 

Salah satu langkah awal Anda mewujudkannya adalah dengan membuat tujuan keuangan. Memiliki tujuan berarti mimpi dan cita-cita tak hanya dalam angan saja tapi sudah ada tindakan untuk merealisasikannya. Lebih jauh lagi, jika Anda konsisten melakukan tujuan keuangan, Anda akan bisa memasuki fase bebas finansial.

Jika Anda masih bingung bagaimana memulai sebuah tujuan keuangan, cara di bawah ini bisa dilakukan.

4 Cara sederhana menetapkan tujuan keuangan

Tuliskan daftar tujuan

Hidup itu harus memiliki tujuan. Begitupun dengan uang yang dimiliki. Anda harus mempunyai perencanaan mau digunakan untuk apa uang tersebut.

Coba Anda renungkan, apa yang ingin Anda capai dalam setahun, dua tahun atau lima tahun? Mau menikah, memiliki anak, pendidikan, membeli rumah, barang mewah? Semua bisa. Tapi, sebaiknya Anda tulis di buku agenda atau catat di ponsel. Biasanya, jika tidak ditulis Anda lebih mudah lupa.

Tentukan bujet

Anda harus menentukan mana yang menjadi skala prioritas untuk dilakukan. Tidak semua tujuan keuangan bisa diwujudkan karena Anda harus realistis dengan kondisi finansial. Memiliki banyak tujuan keuangan berarti Anda harus menyiapkan dana yang besar pula. Perlahan saja, sambil menambah penghasilan sampingan agar tujuan yang lain bisa tercapai.

Setelah Anda menulis apa saja tujuan keuanganmu, tentukanlah besaran dana yang akan Anda sisihkan. Mau nominal besar atau kecil bisa, disesuaikan dengan kemampuanmu. Tapi, idealnya Anda menyisihkan 10-30% dari gaji yang dimiliki.

Motivasi dari dalam diri

Ini barangkali terdengar klise tapi baiknya dalam menentukan tujuan keuangan, Anda memiliki motivasi dari dalam diri, bukan dari orang lain.

Motivasi dari dalam diri misalnya, Anda ingin memiliki penghasilan sampingan alasannya tidak ingin terpuruk kalau sewaktu-waktu kena PHK. Atau ingin ada dana pendidikan untuk anak, agar mereka bisa mengembangkan bakat di sekolah yang diinginkan.

Hindari memiliki motivasi seperti punya dana pendidikan agar bisa menyekolahkan anak seperti sekolah anak tetangga. Atau memiliki dana tabungan agar bisa liburan mewah ala artis favorit.

Memiliki motivasi dari dalam diri, Anda akan lebih nyaman dalam menjalankan tujuan keuangan. Dan tidak akan terbebani dengan hal lain.

Jangka panjang atau jangka pendek?

Dari daftar tujuan keuangan yang sudah Anda tentukan, langkah selanjutnya adalah bagi ke dalam kategori berdasarkan waktu, apakah jangka pendek atau jangka panjang. 

Ini akan memudahkan Anda dalam mengukur bujet yang harus disediakan dan berapa lama dana akan dikumpulkan. Jika Anda tidak memiliki kategori waktu, akan sulit bagi Anda dalam memperhitungkannya dan akhirnya tujuan keuangan sulit dicapai.

Untuk mencapai tujuan keuangan, Anda bisa menggunakan fintech lending. Platform berbasis digital ini sangat digemari oleh semua kalangan karena kemudahan dan tidak perlu modal besar jika ingin mengembangkan dana. Anda bisa menjadi lender atau pendana agar daftar tujuan keuangan yang sudah disusun bisa diwujudkan.

5 Tujuan keuangan yang bisa dicapai dengan fintech lending

Dana menikah

Menikah itu butuh biaya yang tidak sedikit. Walaupun Anda hanya ingin mengadakan di KUA saja, tetap butuh biaya, bukan? 

Jangan terlalu tergesa-gesa jika belum punya uang. Rencanakan secara detail dengan pasangan, konsep pernikahan seperti apa yang diinginkan. Susun daftar biaya menikah secara rinci dan jangan lupa untuk dicatat. 

Dalam kurun waktu yang Anda dan pasangan tentukan, manfaatkan untuk mengumpulkan biaya menikah di fintech lending sebagai pendana. Ini adalah jalan terbaik bagi Anda untuk menikah tanpa menyusahkan banyak pihak.

Dana pendidikan 

Memiliki anak tentunya Anda harus mempersiapkan segala macam kebutuhannya termasuk pendidikan. Dana pendidikan zaman sekarang tidaklah murah, apalagi jika Anda memilih sekolah swasta. Uang pangkal bisa menembus angka puluhan juta. Oleh karena itu, persiapkan sejak dini dana pendidikan.

Bangun bisnis

Mungkin Anda juga menginginkan untuk membangun bisnis sendiri. Fintech lending juga bisa menjadi instrumen yang tepat untuk mengembangkan dana, baik Anda sebagai lender maupun dengan menjadi borrower lo.

Mengembangkan dana sebagai lender bisa Anda lakukan dengan lebih dulu menentukan horizon waktu Anda untuk memupuk modal sebelum akhirnya benar-benar mengeksekusi bisnis. Dengan hasil pengembangan dana dalam horizon waktu yang sudah Anda tentukan ini, dana yang terkumpul bisa Anda gunakan sebagai modal bisnis.

Setelah bisnis berjalan, Anda pun bisa menambah modal bisnis dengan menjadi borrower. Ingat, kelola pinjaman dana Anda dengan baik ya, setelah bisnis berjalan, agar dapat menghindari terjadinya gagal bayar. 

Bisnis bisa menjadi sumber passive income Anda di masa depan, jika Anda bisa membangun sistem yang lengkap dan komprehensif. Tentunya, hal ini akan dapat membantu Anda untuk mencapai kebebasan finansial di masa pensiun.

Renovasi rumah

Setiap orang punya kriteria rumah impian masing-masing. Ada yang pengin rumah yang luas, ada yang pengin rumah bertingkat, ada yang pengin rumah bergaya Skandinavia, ada juga yang pengin rumah dengan halaman yang luas, dan seterusnya.

Tetapi, bisa jadi, di awal Anda hanya dapat membeli rumah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Tapi dalam perjalanannya, mungkin Anda butuh untuk merenovasi rumah sehingga bisa mendekati kriteria rumah idaman versi Anda.

Anda bisa memanfaatkan dana dari fintech pendanaan. Dengan pengelolaan pinjaman yang baik, rumah idaman pasti bisa Anda miliki meskipun secara bertahap.

Bebas finansial 

Fase bebas finansial barangkali menjadi tujuan keuangan sebagian besar dari kita. Bisa dibilang, ini impian semua orang. Dan siapa pun bisa kok mewujudkannya.

Dengan mengembangkan dana Anda di fintech pendanaan, Anda juga berkesempatan untuk mewujudkan tujuan keuangan terbesar ini. Nantinya, jika bisa terwujud, bisa jadi Anda dapat hidup “hanya” dari bunga pinjaman dana yang Anda berikan kepada sekian banyak pihak. Hal ini bisa jadi passive income yang akhirnya bisa mengantarkan Anda menuju kondisi bebas finansial di masa pensiun Anda nantinya.

Kesimpulan

Adanya tujuan keuangan bisa membuat Anda lebih disiplin dalam mengelola keuangan. Dan jika Anda ingin mewujudkan tujuan keuangan dengan fintech lending penting untuk memerhatikan manajemen risiko dan mengenali profil risiko. Salah satu manajemen risiko yang wajib Anda lakukan adalah diversifikasi, yang bisa menekan terjadinya risiko. Lakukan teknik diversifikasi dengan tepat ya.

Semoga bisa terwujud ya tujuan keuangan Anda.