Alami: Fintech Pendanaan Syariah yang Siap Membantu Pengembangan UMKM sesuai Ajaran Agama

Kehadiran instrumen ekonomi syariah memang tidak sebanyak konvensional, namun setiap tahun menunjukkan tren positif. Ini bisa dilihat dari sisi infrastruktur dan juga penerimaan lembaga keuangan syariah yang semakin terbuka dengan melahirkan kolaborasi bersama fintech pendanaan, hingga melahirkan fintech pendanaan syariah. 

Tentunya ini merupakan angin segar dalam perekonomian negara, di mana menunjukkan keuangan syariah juga memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi apa pun.

Sepanjang tahun 2020, pinjaman fintech pendanaan syariah mengalami peningkatan, yakni naik 70% year on year (yoy). Di akhir tahun 2020, pinjaman melalui fintech pendanaan syariah mencapai Rp1,7 triliun. Angka ini di atas realisasi tahun 2019 sebesar Rp1 triliun.

Salah satu fintech pendanaan syariah yang berkembang pesat dan sudah menjadi anggota AFPI adalah Alami.

Hingga tahun 2021, total pembiayaan yang telah disalurkan Alami mencapai Rp310 miliar. Pada umumnya, pembiayaan ini disalurkan ke UMKM. Angka pendana atau lender Alami tumbuh 1000 persen jika dibandingkan kuartal I tahun 2020. Untuk kuartal I 2021, ALAMI mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp200 miliar.

Dan yang menggembirakan, Alami melakukan akuisisi terhadap salah satu Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang berada di Jakarta. Proses ini telah selesai dengan penambahan modal senilai Rp50 miliar.

Alami Pelopor #HijrahFinansial

Alami merupakan fintech pendanaan syariah yang mengusung kampanye #HijrahFinansial. Perusahaan dengan nama PT. Alami Fintek Sharia didirikan pada tanggal 5 September 2018, sekarang ini menjadi anggota AFPI dan juga resmi terdaftar di OJK.

#HijrahFinansial Alami memiliki tujuan agar masyarakat bisa memperoleh pembiayaan tanpa ada unsur riba dan memenuhi prinsip ekonomi dasar syariah.

Fintech pendanaan syariah ini menghubungkan UMKM dengan pendana. Secara langsung, Alami berperan penting dalam memajukan UMKM di Indonesia.

Alami memiliki teknologi yang bisa menganalisis ratusan data untuk menghasilkan pembiayaan dengan kualitas dan kredibilitas yang baik. Alami juga menjaga prinsip transparan, ekonomi syariah agar kedua belah pihak menjadi lebih efisien dan akurat dalam proses pembiayaan.

Kualitas rasio kredit macet Alami ada di angka 0 %, yang artinya tidak ada kredit macet. Saat ini juga Alami berkolaborasi untuk ekspansi networking bersama beberapa startup seperti BukaPengadaan dari Bukalapak (sektor e-procurement) dan eFishery (sektor perikanan dan kelautan).

Apa saja kelebihan Alami?

  • Pendanaan berkualitas, di mana penilaian dan analisis risiko terintegrasi dengan teknologi
  • Imbal jasa kompetitif, di Alami instrumen pendanaan berisiko rendah dengan imbal jasa kompetitif
  • Sistem keamanan yang terjamin, data nasabah terproteksi dengan baik
  • Patuh pada syariah, menjaga seluruh proses dari hulu-hilir sesuai dengan ketentuan syariah
  • Terdaftar OJK
  • Tidak ada biaya administrasi apabila terlambat membayar
  • Proses yang mudah dan efisien

Invoice Financing – Jenis Pembiayaan di Alami 

Pembiayaan UKM terdiri dari beberapa jenis, salah satunya invoice financing.

Invoice financing atau anjak piutang adalah pembiayaan yang berdasarkan bukti tagihan (invoice), baik disertai atau tidak disertai talangan (qardh) yang akan diberikan pada pemilik UMKM yang memiliki tagihan kepada vendor (pihak ketiga/payor).

Ringkasnya, seorang pemilik bisnis bisa menerima pembiayaan jika bisa menunjukkan bukti tagihan. Pihak perusahaan fintech pendanaan kemudian akan mengajukan ke pendana untuk memberikan dana dari bukti tagihan tersebut.

Apabila pendana menyetujui penawaran yang diajukan pemilik bisnis, langkah berikut adalah akad wakalah bil ujrah antara pendana dengan pihak fintech pendanaan. Lalu pihak fintech pendanaan akan melakukan akad wakalah bil ujrah dengan penerima dana untuk penagihan piutang.

Risiko dari jenis pembiayaan ini adalah payor (pihak ketiga yang memberi kerja ke penerima dana) tidak melakukan pembayaran tagihan ke penerima dana, sehingga terjadi telat bayar bahkan kredit macet. Ini yang harus dipahami oleh pendana sebelum menyetujui memberikan dana.

Di Alami, proses untuk pembiayaan dilakukan secara detail yakni dengan mencari tahu dengan jelas payor dari penerima dana. Memastikan bahwa payor tersebut merupakan perusahaan yang jelas dan bonafid sehingga bisa mengurangi risiko gagal bayar.

Apabila Anda memiliki usaha dan tertarik untuk mengajukan pembiayaan ke Alami, berikut caranya.

  • Siapkan invoice, pastikan tagihan tersebut akan dibayarkan oleh klien
  • Submit invoice ke aplikasi Alami
  • Alami akan memproses dokumen Anda, salah satu proses akan dilakukan adalah skoring kredit
  • Jika dokumen ada lolos, Alami akan memasukan profil Anda di dasbor platform untuk bisa menemukan pendana
  • Setelah ada pendana yang akan membiayai, dana akan segera ditransfer
  • Selesai masa pendanaan, klien Anda akan membayarkan invoice ke Alami dan pihak Alami akan mengembalikan dana ke pendana dengan imbal jasa yang disepakati.

Syarat utama penerima dana:

  • Memiliki usaha kecil atau menengah yang sudah terdaftar dalam bentuk PT atau CV
  • Semua sektor industri bisa mengajukan pembiayaan, kecuali usaha di bidang rokok, alkohol, makanan yang haram
  • Usaha sudah berjalan minimal 2 tahun

Jika Anda tertarik untuk menjadi pendana di Alami, berikut syaratnya.

  • WNI minimal berusia 17 tahun, memiliki KTP dan NPWP
  • Minimal dana Rp1 juta
  • Tidak ada fee
  • Pajak disesuaikan dengan peraturan yang berlaku

Adapun imbal hasil yang akan Anda dapatkan sebagai pendana sebesar 15% per tahun, tanpa ada biaya tambahan.

Tertarik untuk menjadi pendana atau penerima dana di Alami? Anda bisa mengunduh aplikasinya di Playstore dan App Store.

Kesimpulan

Bagi Anda yang tengah menjalani proses #HijrahFinansial dan ingin mencoba alternatif yang aman dan memiliki prinsip syariah, Alami bisa menjadi solusi.

Alami menawarkan 100% pembiayaan berbasis syariah dan imbal hasil yang kompetitif dengan tenor 90 hari. Tidak perlu khawatir dengan kualitas Alami, karena teknologi yang digunakan bisa menganalisis ratusan data untuk proses pembiayaan dengan kredibilitas yang mumpuni.